XtGem Forum catalog
Date :17/12/18<<>>Time :05:34
HomeAbout meWisata dan kuliner kotawonosoboUpdate postGuestbook
"Isy ma syi'ta fainnaka Mayyitun, Wahbib ma syi'ta fainnaka Mufarroquhu, Wa'mal ma syi'ta fainnaka Majziyun bihi"
(hiduplah sesuka hatimu tetapi (ingat) engkau pasti akan mati.Cintailah siapa pun yang ingin engkau cintai,tetapi (ingat) engkau pasti akan berpisah darinya.Berbuatlah sesuka hatimu,tetapi (ingat) engkau pasti akan mendapatkan balasannya)

KITAB UQUUDU LUJAIN FII BAYAANI HUQUUZZAUJAINI FASAL 4

KEHARAMAN KAUM LELAKI MEMANDANG WANITA YANG BUKAN MUHRIMNYA
Dalam fasal ini dijelaskan tentang diharamkannya kaum lelaki memandang kaum wanita yang bukan muhrimnya.Begitu pula sebaliknya,yakni keharaman kaum wanita memperhatikan kaum lelakiyang bukan muhrimnya.

Tersebut dalam firman Allah dalam surat Al ahzab,: "WA IDZAA SA-ALTUMUU HUNNA MATAA'AN FAS ALUU HUNNA MIWWARAA I HIJAABIN DZAALIKUM ATH HARU LIQULUUBIKUM WAQULUU BIHINNA"

"Apa bila kamu meminta sesuatu kepada mereka maka mintalah dari belakangtabir.Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan bagi hati mereka"

Dalam surat An Nuur ayat 30 di jelaskan: "QUL LILMU-MINIINA YAGHUDHDHUU MIN ABSHAARIHIM WAYAHFADZUU FURUUJAHUM DZAALIKAADZKAA LAHUM INNALLAAHA KHAIRUMBIMAA YASHNA'UUNA"

"Katakanlah kepada orang laki- lakiyang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.Yang demikian itu lebih suci begi mereka";SesungguhnyaAllah maha mengetahui apa yang mereka perbuat"

Rasulullah Saw bersabda:"Pandangan mata itu merupakan panah beracun dari panah Iblis.Barang siapa meninggalkannya karena takut Allah SWT,maka Allah memberinya keimanan yang mana ia akan memperoleh kemanisannya didalam hati".

Nabi Isa as bersabda:"IYYAAKUM WANNADZARA FA INNAHAA TUZRI'U FILQOLBI SYAHWATAN WAKAFAA BIHAA FITNATAN" "Takutlah kamu.peliharalah dirimu dari memperhatikan.Karena sesungguhnya memperhatikan itu menumbuhkan syahwat di dalam hati.Dan cukuplah syahwat itu menjadi fitnah".

Sa'ad bin jubair mengatakan hanyalah fitnah yang menimpa Nabi Daud As adalah di sebabkan pandangan beliau.Nabi Daud bersabda kepada putera beliau Nabi Sulaiman As,lebih baik berjalanlah di belakang macan dan Harimau, janganlah berjalan di belakang perempuan. Mujahid mengatakan, apabila seorang perempuan mengahadap ke muka maka Iblis duduk di bagian kepalanya.Lalu Iblismemperindah diri perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya.Kalau seorang perempuen bernalik menghadap kebelakang maka Iblis duduk di pantatnya.Lalu Iblis memperindah perempuan itu yang di peruntukkan bagi orang yang memperhatikannya. Seorang bertanya kepada Nabi Isa As,Apa permulaan yang menyebabkan orang berzina?.Beliau bersabda :Yaitu akibat memperhatikan perempuan dan memperhatikan dirinya. Al Fudhail mengatakan,Iblis berkata bahwa pandangan yang di lepaskan pada suatu perkara yang tidak halal itu adalah merupakan panahku yang sudah tua dan busurku yang tak pernah luput jika aku pergunakan.

Tersebut dalam sya'ir:

SEGALA SESUATU YANG BARU TERJADI PERMULAANNYA DARI PANDANGAN NYALA API YANG BESAR PERMULAANNYA DARI PELATUK YANG KECIL ORANG YANG MEMPERMAINKAN MATA SANGAT DI KHAWATIRKAN AKIBATNYA BERAPA BANYAK PANDANGAN YANG MASUK DAN BEKERJA DALAM HATI BAGAIKAN ANAK PANAH YANG DILEPAS BUSUR DAN TALI ORANG YANG MEMPERHATIKAN PERKARA YANG MEMBAHAYAKAN AKAN MENYENANGAKAN ORANG YANG MEMPUNYAI KEKHAWATIRAN TETAPI KALAU AKHIRNYA MENCELAKAKAN ITU TIDAK MEMBAHAYAKAN

Ummu salamah Ra mengatakan bahwa Ibnu Ummi maktum meminta izin kepada Rasulullah Saw.Saat itu aku dam maimunah Ra duduk bersama,maka Rasulullah bersabda:"Bertakbirlah kalian ".Kami menimpali:"Bukankah dia orang buta yang tidak dapat memandang kami?".Rasulullah bersabda:"Apa kalian tidak dapat melihatnya juga?".

Rasulullah Saw mengingatkan:"LA'ANALLAA HUNNAADZIRA WALMANDZUURA ILAIHI"

"Allah melaknat orang yang dipandang dan orang yang dipandangi(membalas pandangan). Bagi perempuan yang beriman pada Allah,tidak dibenarkan memperlihatkan diri pada setiap orang asing,karena yang tidak terikat oleh pernikahan atau muhrim karena nasab atau sesusuan.Demikian pula orang lelaki tidak dibenarkan memperhatikan kaum wanita,sebaliknya kaum wanita balas memperhatikan pandangannya. Sebagaimana kaum lelaki menundukkan pandangannya kepada kaum wanita,maka menjadi kewajiban pula kaum wanita menundukkan pandangan mata terhadap kaum lelaki.Pendapat itu sebagaimana di tekankan oleh Ibnu Hajar dalam kitab AZ ZAWAJIR. Tidak pula diperbolehkan lelaki bermusafahah(bersalaman)de ngan perempuan yang bukan muhrim.Larangan ini berlaku juga pada perbuatan salingmemberikan.

Sebab itu perkara yang di haramkan memandangnya diharamkan pula memegangnya.Mengingat dengan cara memegangnya itu ia dapat merasakan kelezatan.

Hal ini didasarkan pada dalil bahwa,kalau orang berpuasa lalu berpegangan dengan lawan jenisnya yang menyebabkan inzal(keluar mani),maka puasanya batal.Tetapi kalau keluarnya mani disebabkan oleh pandangan,puasanya tidak batal.Demikian menurut penjelasan kitab An Nihayah. Diriwayatkan oleh Thabrani di dalam kitab Al Kabir dari mu'qal bin Yasar bahwa,salah seorang di antaramu yang di lukai kepalanya oleh jarum,itu lebih baik dari pada memegang perempuan yang tidak dihalalkan untuknya. Rasulullah Saw memperingatkan:"ITTAQUU FITNATADDUN-YAA WAFITNATANNISAA FA-INNA AWWALA FITNATI BANII ISRA-IILA KAATAT MINQIBALINNISAA." "Takutlah kalian terhadap fitnah dunia dan fitnah kaum wanita.Sebab permulaan fitnah yang menimpa bani isra-il itu adalah kaum wanita".

Rasulullah Saw bersabda:"WAMAA TARAKTU BA'DII FITNATAN ADHARRU 'ALARRIJAALI MINANNISAA".(al hadits) "Dan setelah masaku tidak ada fitnah yang lebih membahayakan terhadap kaum lelaki ketimbang fitnah akibat perempuan".
LARANGAN BERDUAAN DI TEMPAT YANG SUNYI
Tersebut dalam riwayat bahwa Rasulullah Saw bersabda:"Takutlah kamu dari menyepi (berduaan)dengan perempuan.Demi Dzat yang diriku berada dalam kekuasaanNYA,tidaklah orang lelaki yang menyepi bersama dengan orang perempuan(yakni berpacaran),kecuali syethan menyusup di antara mereka berdua.Sungguh seorang yang berdesak desakkan dengan babi yang berlepotan lumpur itu jauh lebih baik dari pada berdesak desakkan (bersenggolan)dengan pundak perempuan yang tidak halal baginya". Rasulullah Saw bersabda:"Orang perempuan itu merupakan jerat-jeratnya syethan (yakni perangkapnya),dan kalaulah bukan karena syahwat,tentu kaum wanita tidak akan menguasai (menundukkan)kaum lelaki".(al hadits)

Ada pepatah mengatakan "IDZAA QAAMA DZAKARUR RAJULI DZAHABA TSULUUTSA 'AQLIHI"Apabila kelamin lelaki bangkit maka hilanglah sepertiga akalnya".

KEWAJIBAN PEREMPUAN JIKA KELUAR

Kalaulah perempuan bermaksud keluar rumah,ia berkewajiban menutup seluruh tubuhnya tampa kecuali termasuk kedua tangannya dari perhatian orang banyak.Tidak hanya itu bahkan hendaknya ia menyamarkan diri dari perhatian orang yang mungkin mengenalnya. Jika seseorang kawan suaminya berkunjung,sementara suaminya tidak ada di rumah,hendaknya dia tidak perlu bertanya panjang lebar.Hal itu di maksud untuk memelihara diri dan suaminya.Demikian yang diungkapkan Imam Ghazali dan beberapa imam lainnya. Rasulullah Saw bersabda:"Sudah menjadi ketentuan bagi manusia bahwa bagian bagian dari tubuhnya melakukan zina,hal itupasti did lakukan.Kedua mata zinanya memandang,Kedua telinga zinanya mendengar,lisan zinanya berbicara.Kedua tangan zinanya memaksa,kedua kaki zinanya berjalan,dan hati zinanya menyenangi dan mengharap harap.Semmua itu di benarkan oleh kelamin atau di dustakannya". (riwayat Muslim dari Abu Hurairah) Rasulullah Saw bersabda:"Perkara apakah yang lebih baik bagi kaum wanita?.Fathimah menjawab :"Hendaknya ia tidak memandang kaum lelaki dan lelaki tidak memandanginya.Kemudian Rasulullah Saw merangkul Fathimah dna beliau bersabda:"Anak turun sebagian manusia dari sebagian yang lain hendaknya saling menolong.Rasulullah Saw,merasa terharu atas pendapat puterinya itu".
PERILAKU KAUM WANITA DEWASA INI
Ketahuilah bahwa sebagian besar wanita dewasa ini telah kena penyakit suka memperlilhatkan dandanannya secara berlebihan kepada kaum lelaki. Mereka sedikit sekali mempunyai rasa malu.Kalau berjalan mereka suka membuat buat,dengan melenggak lenggokkan pinggulnya.Kenyataaan itu sering mereka perlihatkan di muka golongan kaum lelaki,baik sewaktu di pasar atau bahkan ketika berjalan menuju masjid.terutama di waktu siang atau malam hari di bawah cahaya lampu. Ada yang mengatakan bahwa, apabila seorang perempuan perilakunya menyimpan tiga perkara ini maka di namakan Qahbah (semacam biduan) yang sangat buruk.Pertama,kalau perempuan itu keluar rumah diwaktu siang hari dengan mengenakan dandanan yang berlebihan untuk di pamerkan kepada kaum lelaki secara umum.Kedua,perempuan yang mempunyai kebiasaan meperhatikan kaum lelaki lain. Ketiga,perempuan yang gemar memperdengarkan suaranya di telinga orang lain,sekalipun perempuan itu tergolong bisa menjaga kehormatannya.Karena dengan begitu dirinya mempersamakan dengan perempuan yang tidak baik.

Tentang mempersamakan (penyerupaan itu) Rasulullah Saw memperingatkan:"MANTASABB AHA BIQAUMIN FAHUWA MINHU"

"Barang siapa yang membuat penyerupaan dengan suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka".

Orang yang menyerupakan dirinya sebagai golongan orang shalih(maksudnya bergaul dengan mereka),niscaya akan ikut di hormati,sebagaimana orang yang shalih itu menerima penghormatan.Sebaliknya orang yang bergaul dengan orang orang yang fasik,niscaya akan menjadi sasaran cercaan.Yang berarti tidak akan dihormati oleh orang lain.

Perempuan hendaknya membersihkan diri dan memperhias perangainya dengan sikap pemalu.Jangan sampai seorang perempuan berperangai yang menyebabkan dirinya memperoleh predikat "Quhbah". Maka alangkah baiknya bagi perempuan yang mempunyairasa takut keada Allah dan rasul- NYA,serta bagi orang orang yang mempunyai budi pekerti yang tinggi,supaya mencegah isterinya(atau anak perempuannya)keluar rumah dengan dandanan yang mencolok.larangan keluar rumah itu memang tidak mutlak tanpa ada pengecualian dalam suatu waktu.Setidaknya Rasulullah Saw memberi kelonggaran kepada kaum wanita pada hari raya.Di hari raya itu,kaum wanita yang dapat menjaga kehormatannya di beri izin keluar rumah,setelah mendapat keridhoan suaminya.Tetapi berdiam diri tinggal di rumah itu lebih menyelamatkan diri dari godaan.

Hendaknya seorang perempuan jangan kemana-mana.Jangan keluar rumah kecuali ada keperluan yang mendesak.Kalau keluar rumah hendaknya menundukkan pandangannya dari kaum lelaki.Memang kami tidak mengatakan bahwa wajah lelaki menurut haknya adalah aurat,sebagaimana wajah perempuan menurut haknya.Tetapi wajah anak lelaki itu seperti wajah anak lelaki yang tampan.Orang di haramkan memperhatikan wajah anak lelaki yang tampan,jika dikhawatirkan timbulnya fitnah.Hanya itu.Kalau tidak mengkhawatirkan terjadinya fitnah tidak di haramkan.Sebab,sejak semula tidak ada perintah kepada kaum lelaki untuk menutup wajah.Sebagaimana perintah yang di tekankan kepada kaum wanita supaya menutup wajahnya.Sekiranya wajah kaum lelaki itu termasuk auratnya dalam pandangan kaum perempuan niscaya mereka di perintah untuk menutup wajahnya,atau bahkan dilarang keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak. Bagi kaum lelaki yang mempunyai tangggung jawab dalam rumahtangganya,berkewajiban untuk menjaga orang orang perempuan yang berada di bawah kekuasaanya.Terutama dizaman sekarang.Jangan sampai memberi kelonggaran kepada mereka yang memungkinkan mereka melakukan pelanggaran.Hendaknya mereka tidak diberi izin keluar rumah,kecuali dimalam hari beserta muhrimnya,atau dengan perempuan lainnya yang dapat di percaya.Pembantu saja belum cukup di percaya,jika tidak disertai perempuan yang lain yang lebih dapat dipercaya.Sebab kelurusan amanat yang di berikan kepada pembantu sangat jarang dilaksanakan. Dalam sejarah,dimasa jahilliyah ada seeorang perempuan anak Taimilah bin tsa'labah bekerja sebagai penjual samin.Suatu ketika Khawat bin Jubair Al Anshari datang untuk membeli minyak samin.lalu mereka terlibat tawar menawar.Perempuan itu membuka tali penutup wadah yang penuh berisi samin. Khawwat berkata:"Pegangi wadah ini,aku hendak melihat lihat wajah yang lain".Lalu Khawaat membuka wadah yang lain.Setelah dilihat,Ia berkata :"Pegagi Wadah ini". Ketika perempuan itu sedang terlena dengan wadah wadah samin yang di peganginya.tanpa terduga Khawat menubruk dirinya lalu berbuat yang tidak senonoh hingga terlampiaskan keinginannya.Setelah melakukan perbuatan itu Khawwat lari dan masuk Islam.Ia ikut perang badar. Suatu hari Rasulullah Saw berkata kepadanya :"Hai khawwat,bagaimana ceritanya ketika membeli samin",Rasulullah Saw tersenyum. Khawwat menjawab:"Wahai Rasulullah benar benar Allah telah melimpahkan rezki pada saya,Rizki yang baik.Sekarang aku berlindung kepada Allah dari kekurangan setelah mengalami penambahan".
H I K A Y A T
Ada sebuah keluarga yang sangat terpandang.Suatu hari keluarga itu membeli seorang pembantu (budak) yang berkebangsaan hindi(Hindia).Keluarga itu terus merawatnya dan akhirnya di ambil sebagai anak. Setelah dewasa,ia jatuh cinta pada tuan puterinya,yang ketika itu telah menjadi ibu angkatnya sendiri.Ia terus menerus menggoda ibu angkatnya,dan ibunyapun melayani.Hingga suatu hari terjadilah hubungan layaknya hubungan suami istri. Ketika pembantu itu sedang asyik di atas dada ibu angkatnya,Tiba tiba ayah angkatnya datang.Ia marah.Ia segera mengambil pisau,lalu di potongnya kelamin anak angkatnya itu.Namun pada akhirnya Ia menyesal.Ia membawanya ketabib untuk di obati. Setelah sembuh si anak angkat itu tidak di usir.Ia tetap diberi kesempatan tinggal di rumah orang tuanya yang telah menjadi orang tua angkatnya, tetapi secara diam diam ia ( anak angkat ) itu mendendam, Ia menunggu datangnya kesempatan untuk melakukan pembalasan. Keluarga yang sangat terpandang itu sebenarnya mempunyai dua anak yang sangat tampan.Salah satunya masih berusia anak-anak sedang yang lainnya mendekati remaja.Suatu hari kedua anak itu hilang dibawa pembantunya yang telah di angkat menjadi anaknya.Tanpa diketahui keduanya dibawa naik ke atas loteng.Disana keduanya diajak bermain-main,diperlakukan secara baik hingga tak ada kesan di sandera.

Hingga manakala orang tuanya telah kebingungan mencari,tanpa sengaja ia mendongak keloteng.Disana anak-anak disandera anak hindi tadi.Ia berteriak "Celaka benar Kau.Apakah engkau menghendaki kematian kedua anakku?" Bekas pembantunya menjawab:"Ya benar,Kedua anakmu mesti akan mati kalau Kau tidak menuruti perintahku"."Apa kemauanmu?",tanya orang yang terpandang itu."Aku menghendaki supaya kamu memotong kelaminmu sendiri". Demi mendengar permintaan itu,Ia terperanjat bukan kepalang,katanya,"Takutlah kepada Allah,takutlah kamu.Bukankah dirimu telah kupelihara.Hentikan perbuatan jahatmu itu".Ia terus mengulang - ulang permintaanya.Namun anak hindi itu tidak ambil peduli. Ketika tuannya akan naik keatas loteng,sianak Hindi itu menyeret kedua anaknya dibawa kepinggir loteng. Lelaki yang malang itu berteriak,"Celaka benar kamu !Tunggu sebentar.tentu aku akan menuruti tuntutanmu".Ia pergi sebentar lalu datang dengan membawa pisau.tanpa di minta lagi kelaminnya di potongnya sendiri di depan mata si anak Hindi.setelah puas menyaksikan dendamnya,si anak Hindi itupun mencampakkan kedua anak bekas majikannya itu hingga tewas seketika.Apa katanya."Tuntutan memotong kelamin sendiri itu adalah sebagai pembalasan atas perbuatanmu tempo hari memotong kelaminku.Dan kematian kedua anakmu itu sebagai tambahan atas kerugianku". Memperhatikan kisah tersebut,dapat di ambil pelajaran bahwa,bilamana pembantu telah memasuki usia baligh hendaknya dilarang masuk kamar majikannya. Sebab pada umumnya godaan mulai terjadi setelah memasuki usia itu.Disamping menjaga keturunan itu termasuk perkara terpenting.
KECEMBURUAN
Rasulullah Saw bersabda:"INNII LAGHAAYUURUN WAMAA MINIMRI- IN LAA YAGHAARUILLAA MANKUUSUL QALBI" Sesungguhnya aku ini pecemburu.setiap orang yang tidak mempunyai rasa pecemburu,maka tidak lain kecuali orang itu berhati terbalik"(Al hadits) Rasulullah Saw bersabda:"Sesungguhnya Allah Swt itu pecemburu,dan orang mukmin itu hendaknya pecemburu.Kecemburuan Allah adalah jika ada orang mukmin yang melakukan prbuatan yang diharamkan oleh Allah.(Diriwayatkan oleh Ahmad,bukhari,muslim dan turmudzi dari abu hurairah) Imam Ali Ra mengatakan,"Apakah kalian tidak malu.Apa kalian tidak cemburu membiarkan perempuan-perempuan (istri- istri)mu keluar ketengah tengah kaum lelaki.Ia melihatnya dan mereka memperhatikan dirinya". Sebaliknya cemburu yang berlebihan juga tidak baik.Imam Ali Ra mengatakan hal itu,"Janganlah kamu berlebihan mencemburu.Sebab dengan kecemburuan yang berlebihan itu sama artinya menuduh istrimu berbuat buruk".

Rasulullah Saw bersabda:"Sesungguhnya di antara kecemburuan ada yang di cintai Allah dan ada pula kecemburuan yang di benci Allah.Di antara sikap berbangga diri ada yang di sukai Allah dan ada pula sikap berbangga diri yang di murkai Allah.Adapun kecemburuan yang di sukai Allah adalah kecemburuan [Dalam hal keragu - raguan.Kecemburuan yang di benci Allah adalah kecemburuan di luar hal itu. Adapun sikap berbangga diri yang di sukai Allah adalah keberbanggaan seseorang ketika maju kemedan pertempuran di saat terjadinya bencana.Sikap keberbanggaan yang dibenci Allah adalah dalam hal kebatilan".

Di Era globalisasi dewasa ini,kalau ada perempuan keluar rumah maka hampir di pastikan menjadi sasaran godaan kaum lelaki.Mungkin dengan cara mengedipkan matanya atau disentuh. Ada pula yang sekedar di pegang dan ada pula yang disindir dengan kata kata yang jorok yang tidak mengenakan telinganya. Yang terakhir itu tentu saja khusus bagi orang baik-baik dan orang sholehah serta selalu menjaga kehormatannya.Ibnu Hajar mengatakan,jika seorang perempuan (istri)bermaksud hendak keluar untuk menjenguk orang tua,misalnya,sebenarnya tidak dilarang.Tetapi terlebih dulu harus memperoleh izin dari suaminya.yang perlu diperhatikan pula,hendaknyaketika keluar jangan memamerkan perhiasan dan dandanannya.Sebaiknya bahkan dirinya dianjurkan agar berdandan sebagaimana seorang pelayan yang kotor tubuhnya.Pakaian yang dikenakannya tidak perlu bagus,melainkan pakaian yang sederhana.Pandangan hendaknya dijaga,di tundukkan sepanjang jalan.Tidak perlu tengok kanan dan kiri.Kalau tidak begitu justru akan membuka kesempatan untuk melakukan kemaksiatan kepada Allah,Rasul- NYA dan kemaksiatan kepada suaminya.
K I S A H
Dikisahkan ada seorang perempuan yang gemar memamerkan dandanannya di depan kaum lelaki.Ia mati.Hingga suatu malam di antara saudaranya ada yang bermimpi melihat dirinya di hadirkan kehadapan Allah dengan mengenakan busana yang sangat tipis.Saat itu angin bertiup menerpa busananya,tersingkaplah busananya.Allah berpaling tidak sudi memperhatikannya.Allah berfirman:"Seret dia ke NERAKA..................!!! Sesungguhnya perempuan itu termasuk orang yang suka memamerkan dandanannya sewaktu di dunia.

Ketika suami rabi'ah Adawiyah mati,beberapa waktu kemudian Hasan Al Basri dan kawan kawannya datang menghadap Rabi'ah.Mereka meminta izin di perkenankan masuk, mereka di perkenankan masuk.Rabi'ah segera mengenakan cadarnya,dan mengambil tempat duduk di balik tabir. Hasan AlBbasri mewakili kawan kawannya mengutarakan maksud kedatangannya.Ia berkata:"Suamimu telah tiada,sekarang Kau sendirian.Kalau kmu menghendaki silahkan memilih salah seorang dari kami.Mereka ini orang orang yang ahli zuhud". Jawab Rabi'ah Adawiyah:"ya, aku suka saja mendapat kemuliyaan ini.Namun aku hendak menguji kalian,siapa yang paling 'alim(pandai) diantara kalian itulah yang menjadi suamiku". Hasan Al Basri dan kawan kawannya menyanggupi.Kemudian Rabi'ah Adawiyah bertanya:"Jawablah empat pertanyaanku ini kalau bisa aku siap di peristri oleh kamu". Hasan Al Basri berkata :"Silahkan bertanya,kalau Allah memberi pertolongan aku mampu menjawab tentu aku jawab". "Bagaimana pendapatmu kalau aku mati kelak,kematianku dalam muslim(husnul khatimah)atau dalam keadaan kafir(suul khatimah)".,kata Rabi'ah bertanya.Jawab Hasan Al basri:"Yang kau tanyakan itu hal yang ghaib, mana aku tahu..". "Bagaimana pendapatmu,kalau nanti aku sudah di masukkan kedalam kubur dan mungkar- nakir bertanya kepadaku,apakah aku sanggup menjawab atau tidak.." "Itu persoalan ghaib lagi".Jawab Hasan Al Basri.

"Kalau seluruh manusia di giring di MAUQIF (padang mahsyar) pada hari kiamat kelak,dan buku buku catatan amal yang dilakukan oleh malaikat HAFAZHAH beterbangan dari tempat penyimpanannya di bawah 'arsy.Kemudian buku buku catatan itu di berikan kepada pemiliknya.Sebagian ada yang melalui tangan kanan saat menerima dan sebagian lagi ada yang lewat tangan kiri dalam menerimanya.Apakah aku termasuk orang yang menerimanya dengan tangan kanan atau tangan kiri..?,tanya Rabi'ah. "Lagi lagi yang kau tanyakan hal yang ghaib",jawab Hasan Al Basri.Tanya Rabi'ah sekali lagi:"Manakala pada hari kiamat terdengar pengumuman bahwa,sebagian manusia masuk surga dan sebagian yang lain masuk neraka,apakah aku termasuk ahli syurga atau ahli neraka..?"."Pertanyaanmu yang ini juga termasuk persoalan yang ghaib",jawab Hasan Al basri.

Rabi'ah berkata :"Bagaimana orang yang mempunyai perhatian kuat terhadap empat persoalan itu masih sempat mamikirkan nikah..?".

Coba perhatikanlah kisah dialog tersebut.Betapa besar perasaan takut Rabi'ah Adawiyah terhadap persoalan itu.Kendati ia seorang sholehah.namun masih diikuti perasaan takut yang luar biasa jika akhir hayatnya tidak baik.

Diceritakan bahwa,Rabi'ah Adawiyah itu mempunyai tingkah laku yang berubah ubah.Suatu ketika perasaan cintanya kepada Allah begitu berat,hingga ia tidak sempat lagi berbuat apa- apa.Diwaktu lain ia kelihatan tenang nampak seperti tidak ada masalah,dan lain waktu ia kelihatan sangat takut dan cemas.

Suaminya menceritakan,suatu hari aku duduk sambil menikmati makanan.Sementara ia duduk di sampingku dalam keadaan termenung lantaran di hantui peristiwa kiamat. Aku berkata :"Biarkan aku sendirian menikmati makanan ini". Ia menjawab aku dan dirimu itu bukanlah termasuk orang yang dibuat susah dalam menyantap makanan,lantaran mengingat akherat".Lebih lanjut Ia berkata:"Demi Allah,sesungguhnya bukanlah aku mencintaimu seperti kecintaannya orang yang bersuami istri pada umumnya.hanyalah kecintaanku padamu sebagaimana kecintaan orang yang bersahabat". Kalau Rabi'ah Adawiyah memasak makanan,Ia berkata:"Majikanku,makanlah masakan itu.Karena tidak patut bagi badanku kecuali membaca tasbih saja".(yang di maksud majikan adalah suami dari Rabi'ah Adawiyah sendiri). Hingga suatu hari Rabi'ah berkata pada suaminya:"Tinggalkan diriku,silahkan kamu menikah lagi".Hal itu dikatakan ketika suaminya masih hidup.Maka Aku (suaminya)pun menikah lagi dengan tiga orang perempuan.Saat itu Rabi'ah masih setia melayani keperluan suaminya,termasuk memasakkan makanan.Suatu hari Rabi'ah Adawiyah memasakkan daging untuk suaminya,Ia berkata:"Tinggalkanlah diriku dengan membawa kekuatan yang baru menuju istri-istrimu yang lain".

Dikisahkan bahwa Rabi'ah Adawiyah juga mempunyai sahabat sahabat yang lain dari bangsa jin,yang sanggup mendatangkan apa saja yang di kehendakinya.Wali perempuan ini dalam kehidupannya dikenal pula mempunyai berbagai kekeramatan hingga wafatnya.Di antara kekeramatannya adalah bahwa pada suatu malam ada pencuri masuk menjarahi isi rumahnya.Ia sendiri masih terlelap tidur.Ketika pencuri itu hendak keluar dengan menjinjing barang-barang yang telah di kemasi,mendadak pintu rumahnya hilang semua.Pencuri itu lalu duduk disamping pintu yang di pandang semula belum lenyap.Tiba tiba saat itu terdengar suara halus menyapanya:"Letaakkan barang - barang yanga kau kemasi.Keluarlah dari pintu ini". Ia pun segera meletakkan barang-barang yangtelah dikemasi.Mendadak pintu itu kelihatan lagi.Begitu ia melihat pintu maka ia segera menyambar lagi barang-barang hasil curian tadi.Tiba-tiba pintu itu hilang lagi seketika ia letakkan lagi barang hasil jarahannya.Pintu kelihatan lagi.Ia mengambil kembali barang haasil jarahannya.Pintu hilang lagi.Dan begitu seterusnya. Tiba- tiba terdengar lagi suara lembut menyapa :"Kalau Rabi'ah adawiyah tertidur,Tetapi Allah tidak tertidur dan tidak pula terserang rasa kantuk", maka ia pun sadar.barang barang yang di kemasinya pun Ia tinggalkan,lalu ia pun keluar melalui pintu tadi.
TANDA-TANDA ISTRI YANG SHALEHAH
Diantara tanda-tanda istri yang shalehah adalah, bilamana ia melakukan kesalahan terhadap suaminya,ia menyesal sekali dan segera meminta maaf dan memohon keridhoannya.Kesalahan itu ia sesali dan ia tangisi sepanjang hari,karena takut mendapat siksa dari Allah.

Tanda-tanda yang lain adalah misalnya,ia melihat suaminya sedang diliputi perasaan duka dan sedih,Maka ia menghibur,"Kalau yang kamu sedihkan berhubungan dengan urusan akherat,sesungguhnya hal itu sangat menguntungkan bagimu,tetapi jika yang kau sedihkan berhubungan dengan urusan dunia,sama sekali aku tidak membebanimu dengan perkara yang berat.

KISAH

Dikisahkan bahwa Rabi'ah binti Isma'il Asy Syamsiah,Seorang istri Ahmad bin Abu Al huwari,suatu hari memasak makanan yang enak.Masakan itu di beri campuran aroma yang harum.Suami Rabi'ah juga mempunyai istri yang lain.Setelah masak dan menyantap makanan itu,Rabi'ah berkata pada suaminya:"pergilah kamu keistri yang lain dengan tenaga yang baru".

Rabi'ah yang satu ini memang mirip dengan rabi'ah Adawiyah yang berdomisili di bashrah.Rabi'ah Asy Syamsiah ini setelah menunaikan shalat 'isya ia berdandan lengkap dengan busananya.Setelah itu baru mendekati tempat tidur suaminya.Ia tawarkan pada suaminya,"Apakah malam ini kamu membutuhkan kehadiranku atau tidak".Jika suaminya sedang berhasrat untuk menggaulinya,maka ia melayaninya hingga puas.kalau malam itu suaminya sedang tidak berminat menggaulinya,maka ia menukar pakaian yang ia kenakan tadi dan berganti dengan pakaian lain yang di gunakan untuk beribadah.malam itu ia tenggelam di tempat shalatnya hingga subuh. Rabi'ah binti Isma'il Asy Syamsiah bersuamikan Ahmad bin Abu huwar itu memang dikehendaki Rabi'ah sendiri.Ia pula yang pertama-tama melamar syeikh Ahmad supaya berkenan memperistri dirinya.

Ceritanya demikian,Rabi'ah binti Ismail itu semula mempunyai suami yang kaya.Setelah kematiannyaIa memperoleh harta waris yang sangat besar.Ia kesulitan menafkahkan harta itu,Mengingat ia seorang perempuan yang terbata gerakannya.maka ia bermaksud melamar syeikh Ahmad,dengan tujuan agar dapat menasarufkan (menghibahkan)hartanya demi kepentingan islam dan di berikan kepada orang orang yang membutuhkan.yang deemikian itu karena Rabi'ah binti Ismail memandang syeikh Ahmad sebagai orang yang dapat menjalankan amanat,sedang Rabi'ah sendiri seorang yang adil.

Ketika mendapat lamaran dari Rabi'ah syeikh Ahmad berkat :"Demi Allah,sesungguhnya aku tidak berminat lagi untuk menikah.Sebab aku ingin berkonsentrasi untuk beribadah". Rabi'ah menjawab :"Syeikh Ahmad,sesungguhnnya kosentrasiku dalam beribadah adalah lebih tinggi dari pada kamu.Aku sendiri sudah memutuskan untuk tidak menikah lagi.tetapi tujuanku menikah kali ini tidak lain adalah agar dapat menasarufkan harta kekayaan yang kumiliki kepada saudara-saudara yang muslim,Dan untuk kepentingan islam sendiri.Akupun mengerti bahwa engkau itu orang yang shalih, tapi justru dengan begitu aku akan memperoleh keridhoan dari Allah SWT". Syeikh Ahmad berkata :"Baiklah,tapi aku minta waktu,Aku hendak meminta izin dari Guruku".Lalu syeikh Ahmad mengahadap gurunya,yakni Syeikh Abu Sulaiman AD Darani.Sebab gurunya itu dulu pernah melarang dirinya untuk menikah

lagi.Katanya:"Setiap orang yang menikah,sedikit atau banyak pasti akan terjadi perobahan atas dirinya". Tetappi setelah Abu Sulaiman mendapat penjelasan dari muridnya mengenai rencana Rabi'ah,ia berkata:"kalau begitu Nikahilah Ia.Karena perempuan itu seorang wali". Kisah kisah yang serupa seperti kisah Rabi'ah Adawiyah itu sesunggguhnya cukup banyak.lazimnya terjadi pada masa lalu,tetapi untuk masa sekarang,hampir tidak pernah di jumpai,adanya seorang wanita yang bertingkah baik seperti mereka.

KISAH

Di kisahkan ada seorang pandai besi yang mempunyai keajaiban luar biasa. kalau ia memanggang besi didalam bara api tangannya tidak kepanasan sekalipun saat mengambilnya menggunakan tangannya secara telanjang.Ketika itu ada seorang yang tergerak hatinya bermaksud menyaksikan keajaiban itu.Apakah benar ataukah sekedar berita bohong.Hingga suatu hari orang tersebut datang kerumah si pandai besi.Ia bertanya tentang berita itu.Setelah melihat sendiri Ia memandangi dengan penuh kekaguman. Setelah pandai besi itu menyelesaikan pekerjaannya,lelaki tadi memberi salam.pandai besi menjawab.Lalu kata lelaki tadi:"Malam ini aku menjadi tamumu,kamu tidak keberatan bukan?' Sipandai besi menjawab:"Dengan suka hati aku menerima kehadiranmu".Lelaki tadi diajak masuk kerumah.hingga setelah makan malam tiba ia disuguhi makan malam.Selesai makan hingga menjelang tidur lelaki itu tidak menjumpai suatu kelebihan di lakukan si pandai besi.Ibadah fardunya hanya seperti itu.Ia tidur malah hingga subuh.Dalam hati ia berkata :"Barangkali malam ini ia sengaja merahasiakan ibadahnya".Lelaki tadi meminta izin agar di perbolehkan bermalam untuk yang kedua kalinya.Ia mencoba memperhatikan amaliyahnya.Ternyata tidak ada kelebihannya dalam menjalankan kewajiban dan kesunahan beribadah. Akhirnya lelaki itu berkata:"Sudah seringkali aku mendengar,betapa besar Allah memuliakan dirimu.Kebetulan aku sendiri juga menyaksikan kekeramatanmu itu.Tetapi setelah aku perhatikan secara lahiriyah ternyata tidak ada kelebihan yang aku jumpai dalam ibadah fardu atau sunnahmu.Kalau begitu dari manakah tingkatan itu kamu peroleh?". Sipandai besi itu menjawab :"Saudaraku,sesungguhnya akukisah yang sangat menarik.ceritanya begini,Aku bertetangga dengan seorang perempuan yang sangat cantik sekali.Aku cinta sekali padanya.Setiap saat aku menggoda dan merayunya supaya mau memenuhi keinginanku.Namun sejauh itu aku tidak dapat menundukkan dirinya.Rupanya Ia perempuan ahli wara' yang sangat bagus segalanya. Bulan demi bulan terus bergulir,hingga tibalah masa paceklik,makanan sulit diperoleh.Kelaparan merata dimana-mana.Suatu hari ketika aku sedang menikmati udara dirumah,tiba-tiba pintu rumahku diketuk oleh seseorang.Aku keluar utuk melihat siapa yang datang.ternyata perempuan yang cantik itu yang datang.Ia berdiri didepan pintu,katanya:"Tuan aku ini sedang kelaparan,Apa ada makanan yang bisa tuan berikan kepadaku?"Jawabku:"Apa kau tidak merasa bahwa aku sangat mencintaimu?.Aku tidak akan memberi makanan kecuali kau bersedia menyerahkan dirimu padaku". Sesungguhnya aku takut menghadapi bahaya dalam kematian.Aku telah berjanji untuk tidak berma'syiat kepada Allah".Lalu Ia kembali. Dua hari kemudian Ia datang lagi.Ia meminta makanan seperti yang dikatakan tempo hari.Aku juga memberi jawaban seperti jawabanku yang kemarin.Saat itu tubuhnya kelihatan sangat kusut dan rusak.Ia masuk dan duduk didalam rumah.Aku menyodorkan makanan didepannya.Tiba-tiba airmata perempuan cantik itu terus mengalir deras seraya berkata:"Apakah makanan ini Kau berikan semata hanya karena Allah?" Aku menjawab:"Aku berikanmakanan itu agar kau bersedia menyerahkan dirimu kepadaku".Ia bangkit dan meninggalkan makanan itu tanpa menjamahnya sedikitpun.Ia terus melangkah keluar rumah menuju rumahnya sendiri,yang berada tak jauh dari rumahku. Dua hari kemudian ia datang lagi.Ia mengetuk pintu sambil berdiri didepan pintu,Kulihat tubuhnya kian kurus kering.Suaranya terbata-bata.Punggunbgnya membungkuk karena menahan lapar. Ia berkata :"Tuan aku telah merasa kesulitan,untuk mencari makanan,dan aku tak sanggup lagi untuk berjalan jauh untuk mencari makanan kecuali kepada tuan.Apakah tuan punya makanan yang bisa diberikan kepadaku ikhlas karena Allah?" Ya tentu ada kalau kamu bersedia menyerahkan dirimu kepadaku".Ia kemudian menundukkan wajah beberapa saat, ia masuk dan duduk didalam.Saat itu aku benar benar tidak mempunyai makanan yang dapat kuberikan untuknya.Maka aku segera menghidupkan api untuk memasak makanan untuknya. Setelah masak dan makanan kuletakkan didepannya tiba-tiba aku tersadar memperoleh petunjuk Allah.Dalam hati aku berkata:"Hai rusak amat diriku ini,sesungguhnya perempuan ini termasuk orang yang di beri akal sedikit dan begitu pula ketaatannya pada agamanya.Ia tidak mampu mencari mana dan sudah berulang kali merasakan betapa pedihnya kelaparan.Tetapi kamu tidak mau menahan kemaksiatan,padahal ia dapat mencegah kemaksiatan tanpa mau menyentuh makanan, jika diberikan dengan syarat". Kemudian aku berdoa kepada Allah:"Wahai Allah sesungguhnya aku sekarang bertaubat kepada- MU atas segala perbuatanku.Aku berjanji tidak akan mendekati lagi kepada perempuan itu untuk bermaksiat". Aku dekati dia yang masih terpaku didepan makanan.Aku berkata:Sekarang makanlah, Kamu tidak perlu khawatir bahwa aku akan meminta persyaratanitu.Kuberikan itu hanya karena Allah". Begitu mendengar ucapanku itu,ia mengangkat wajahnya kelangit seraya berucap:"Wahai Allah,jika ucapannya itu benar,hindarkanlah dirinya dari api dunia dan api akhirat".Lalu perempuan cantik itu ku biarkan menyantap makanan.Aku sendiri berkemas dari hadapannya untuk memadamkan api.Tanpa sengaja sebuah bara api jatuh mengenai kakiku.Ternyata tidak melepuh. Aku kembali lagi menjumpainya dengan penuh kegembiraan.Aku berkata:"Bergembiralah kamu,sesungguhnya Allah telah mengabulkan doamu". Lalu Ia buang sesuap makanan yang masih ada di tangannya.Ia bersujud syukur seraya berucap:"Wahai Allah sesungguhnya Engkau telah memperlihatkan kepadaku apa yang kuhendaki terhadap lelaki ini.Maka cabutlah ruhku sekarang juga". Selesai berucap begitu,perempuan cantik itu mati dalam keadaan masih bersujud.Demikianlah ceritaku,saudara".Wallaahu a'lam
KISAH <br />
Ada seseorang perempuan keluar rumah dengan tujuan untuk memperoleh pelajaran islam dari Nabi Saw bersama para sahabat lain.Di pertengahan ada seorang lelaki yang masih muda melihatnya,Ia bertanya:"Hai perempuan yang mulia,hendak kemana kamu?".Ia menjawab:"Aku hendak menghadap Rasulullah Saw untuk mendapatkan pengajaran dari beliau".Balas pemuda :"Apakah dirimu cinta benar terhadap nabi Saw?". <br />
Ia menjawab:"Ya,Aku sangat mencintainya"."Kalau kamu benar-benar cinta kepada Rasulullah aku minta supaya engkau membuka cadarmu,agar aku bisa melihat wajahmu". Manakala anak muda itu bersumpah-sumpah demi kecintaan perempuan itu kepada Rasulullah Saw,maka perempuan itu tadi membuka cadarnya,Anak muda itu dapat melihat dengan jelas wajahnya. Setelah kembali dari pelajaran agama,perempuan itu tadi memberi tahu pada suaminya tentang peristiwa yang di alaminya bersama seorang pemuda, ketika suaminya mendengar penuturan cerita istrinya maka hatinya bimbang:"Hal itu perlu di uji kebenarannya.Agar aku puas dan jelas persoalannya". Lalu suami perempuan itu membuat perapian yang sangat besar dimasukkan kedalam tungku.Tungku itu biasanya di gunakan untuk memasak roti,yang menyerupai sebuah kentongan.Suami perempuan itu menunggu beberapa saat agar api membesar. Ketika jilatan api telah membesar maka suaminya berkata:"Demi Kebenaran Rasulullah Saw,masuklah kamu kedalam tungku itu!". Begitu istrinya mendengar suaminya bersumpahyang meminta dirinya agar masuk kedalam tungku yang membara, tanpa ragu ia masuk kedalamnya.Ia tidak memperdulikan lagi nyawanya demi kecintaannya kepada Rasulullah Saw. Manakala suami perempuan itu melihat isterinya benar benar masuk kedalam tungku dan lenyap di selimuti jilatan api,timbullah penyesalan di dalam hatinya.ia menyadari behwa apa yang di katakan itu benar, maka suami perempuan itu tadi menghadap Rasulullah Saw.Ia menceritakan kejadian yang berlangsung.Nabi Saw bersabda:"kembalilah.Bongkarlah tungku itu". <br />
Ia segera kembali dan membongkar tungku itu yang masih padas, ternyata di balik tungku itu ia menemukan istriny a dalamkeadaan selamat tanpa kurang suatu apapun.Hanya sekujur tubuhnya basah oleh keringatnya sendiri, bagaikan orang yang sedang mandi air panas. <br />

Wahai Allah,Jadikanlah kebaikan kepada kami, keluarga kami, anak cucu kami dan segenap kaum muslimin.Segala puji bagi-Mu ya Allah,Tuhan semesta Alam. Segala puji bagi Allah,Dzat yang telah menyempurnakan berbagai kebaikkan dengan nikmat- Nya,dan dengan anugerah-Nya kita berbahagia memperoleh syorga. Shalawat dan salam selalu terlimpahkan kepada junjungan Kita Nabi Muhammad Saw,dan semoga terlimpahkan pula kapada keluarga,sahabat,dan istri-istrinya selama masih ada langit dan bumi. Segala puji bagi Allah sendiri-Nya.Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan daya dan kekuatan Allah Yang Maha Tinggi lagi Besar.Cukuplah Allah menjadi penolong kita dan memberi kenikmatan kepada kita........ Amiin <br />
Alhamdulillah buletin uqudulijain telah terselesaikan semoga bermanfa'at bagi kita semua. <br />
Wassalam,
 

WALLAHU A'LAM
artikel asal:
http://soni69.tripod.com/a-uqud/